Palsukan Dokumen Kapal MV Sahina, Bareskrim Mabes Polri Tetapkan Frans Tiwow dan Bawole Roy Novan “Tersangka”

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Bermula kapal MV Sahina-S, IMO No 8701519, driver di Drydok Nanindah, Tanjung Uncang Kota Batam. Kemudian dokumen kapal dipalsukan, sehingga terjadi jual beli kapal, tanpa diketahui oleh pemilik kapal aslinya.Oleh karena itu, akibat penipuan dan pemalsuan dokumen kapal tersebut, Raef S. Din Direktur Operasional Bulk Black Sea Inc (pemilik kapal MV. Saniha) melaporkan Frans Tiwow dan Bawole Roy Novan ke Bareskrim Mabes Polri pada

Bareskrim Mabes Polri Tetapkan Frans Tiwow dan Bawole Roy Novan “Tersangka”

EXPOSSIDIK.com, Batam: Bermula kapal MV Sahina-S, IMO No 8701519, driver di Drydok Nanindah, Tanjung Uncang Kota Batam. Kemudian dokumen kapal dipalsukan, sehingga terjadi jual beli kapal, tanpa diketahui oleh pemilik kapal aslinya. Oleh karena itu, akibat penipuan dan pemalsuan dokumen kapal tersebut, Raef S. Din Direktur Operasional Bulk Black Sea Inc (pemilik kapal MV. Saniha) melaporkan Frans Tiwow dan Bawole Roy Novan ke Bareskrim Mabes

Dirjen Hubla Sesalkan Kapal di Batam yang ‘Disandera’ di Pelabuhan

Jakarta – Kapal kargo kargo MV. Neha tipe bulk carrier di Batam tak bisa berlayar karena ada pihak-pihak yang dulunya bersengketa masih menahan kapal tersebut. Kejadian ini sangat disesalkan Kemenhub. Kapal kargo MV. Neha tipe bulk carrier berbendera Djibouti (sebelumnya bernama MV. Seniha berbendera Panama) sampai sekarang tertambat di Batam. “Sebelumnya, kejadian serupa telah terjadi terhadap kapal yang sama pada tanggal 25 November 2017 lalu,”